Bohong andai kata diri ini tak pernah menyakiti dan disakiti.
Cinta tak pernah tenang buat selamanya.
Tanyalah pada sesiapa yang pernah bercinta, sedang bercinta dan juga yang sedang berduka (baru lepas putus cinta).
Pasti kita akan mendengar pelbagai luahan bicara, sedih, kecewa, bengang, marah, gembira dan sebagainya pasti ada.
Pada yang sedih, pasti juraian air mata yang meluahkan segala-galanya. Mulut tak bisa berbicara kerna kedukaan yang menghambat rasa dalam bicara.
Pada yang kecewa pula, tak mustahil keinginan untuk bercinta akan padam buat sementara. Saat itu hati tak memikirkan bicara malahan jiwa sentiasa kosong. Kosong umpama 'sky jus' (air masak)
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Uiks..Time pose air nie nampak sedap jeh..hehee |
Pada yang gembira pula, jutaan madah, puitis, syair dan lagu yang dibicara, penuh keindahan dalam segala hal yang dilakukan.
Tak kira apa yang anda rasa saat ini, pohonlah pada yang MAHA ESA. Mintalah dari Nya cinta yang takkan pernah surut meski bertapa rendah martabat Hambanya. Hanya keiklasn yang sering dipinta.